Malam Tahun baru 2011 nyepi di Gunung Tidar berkunjung di singasana syekh Subakir

Minggu, 2 Januari 2011 20:56:17 - oleh : Dodo

Malam tahun baru 2011 kemarin saya dan teman teman membuat acara yang lain dari yang lain kalo biasannya anak anak muda seneng berkumpul di alun alun dan keramaian kali ini saya dan temen temen memilih untuk naik ke gunung tidar tempat makam syekh subakir dan kiyai semar (kok semar ono makame yo, aku yo ra reti mbuh nang nduwur ono makam kyai semar, aku nang duwur mung nonton kembang api karo udud udud tan) sebelumnya saya ingin berbagi artikel dengan pembaca siapakah syek subakir itu:???? Syeh Subakir adalah tokoh Islam yang di utus untuk menyebarkan agama Islam di pulau jawa dengan membawa batu hitam yang dipasang di seantero Nusantara( nek ngowo watu ireng mboh tenan opo ora aku ora reti tapi jarene wong tuo ngono), untuk tanah Jawa diletakkan di tengah-tengahnya yaitu di gunung Tidar . Efek dari kekuatan gaib suci yang dimunculkan oleh batu hitam menimbulkan gejolak, mengamuklah para mahluk : Jin, setan dan mahluk halus lainnya. Syeh Subakirlah yang mampu meredam amukan dari mereka. Akan tetapi mereka sesumbar dengan berkata: “ Walaupun kamu sudah mampu meredam amukan kami, kamu dapat mengembangkan agama Islam ditanah Jawa, tetapi Kodratullah tetap masih berlaku atas ku ingat itu wahai Syeh Subakir.” “Apa itu?” kata Syeh Subakir. Kata Jin, “Aku masih dibolehkan untuk menggoda manusia, termasuk orang-orang Islam yang imannya masih lemah”. Syekh Subakir berasal dari Iran ( dalam riwayat lain berasal dari Rum). Syekh Subakir diutus ke Tanah Jawa bersama-sama dengan Wali Songo Periode Pertama, yang diutus oleh Sultan Muhammad I dari Istambul, Turkey, untuk berdakwah di pulau Jawa pada tahun 1404, mereka diantaranya:

  • 1. Maulana Malik Ibrahim, berasal dari Turki, ahli mengatur negara.
  • 2. Maulana Ishaq, berasal dari Samarkand, Rusia Selatan, ahli pengobatan.
  • 3. Maulana Ahmad Jumadil Kubro, dari Mesir.( makamnya di gunung turgo nek ra salah)
  • 4. Maulana Muhammad Al Maghrobi, berasal dari Maroko. 
  • 5. Maulana Malik Isro’il, dari Turki, ahli mengatur negara.
  • 6. Maulana Muhammad Ali Akbar, dari Persia (Iran), ahli pengobatan.
  • 7. Maulana Hasanudin

kirim | cetak | Facebook

Artikel "Lain Lain" Lainnya